Galau jelang UN 2016? Apalagi pelajaran fisika?
Alhamdulillah catatan di bawah ini bisa membantu . Klik saja:
Teman belajar fisika UN 2016
update untuk tahun 2017 klik:
Teman Belajar Fisika untuk UN 2017
Kunjungi juga : http://mymasdep.blogspot.com/
2. Isaac Newton : Mekanika Klasik : Hukum Newton, Gravitasi, Cahaya. Isaac Newton adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi dan juga ahli kimia yang berasal dari Inggris.
Ia juga ilmuwan paling besar dan paling berpengaruh yang pernah hidup
di dunia, lahir di Woolsthrope, Inggris, tepat pada hari Natal tahun
1642, bertepatan tahun dengan wafatnya Galileo. Seperti halnya Nabi
Muhammad, dia lahir sesudah ayahnya meninggal Beliau merupakan pengikut
aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang
sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika
4. Niels Bohr : Atom Bohr
(fisika klasik –> fisika quantum) Dialah Niels Henrik David Bohr
yang lahir tahun 1885 di Kopenhagen. Di tahun 1911 dia raih gelar
doktor fisika dari Universitas Copenhagen. Tak lama sesudah itu dia
pergi ke Cambridge, Inggris. Di situ dia belajar di bawah asuhan J.J.
Thompson, ilmuwan kenamaan yang menemukan elektron. Hanya dalam
beberapa bulan sesudah itu Bohr pindah lagi ke Manchester, belajar pada
Ernest Rutherford yang beberapa tahun sebelumnya menemukan nucleus
(bagian inti) atom. Adalah Rutherford ini yang menegaskan (berbeda
dengan pendapat-pendapat sebelumnya) bahwa atom umumnya kosong, dengan
bagian pokok yang berat pada tengahnya dan elektron di bagian luarnya.
Tak lama sesudah itu Bohr segera mengembangkan teorinya sendiri yang
baru serta radikal tentang struktur atom.
5. Werner Heisenberg
:( Ketidakpastian). Di tahun 1925 Werner Heisenberg mengajukan rumus
baru di bidang fisika, suatu rumus yang teramat sangat radikal, jauh
berbeda dalam pokok konsep dengan rumus klasik Newton. Teori rumus baru
ini --sesudah mengalami beberapa perbaikan oleh orang-orang sesudah
Heisenberg--sungguh-sungguh berhasil dan cemerlang. Rumus itu hingga
kini bukan cuma diterima melainkan digunakan terhadap semua sistem
fisika, tak peduli yang macam apa dan dari yang ukuran bagaimanapun.
6. Galileo Galilei
:( Pendobrak Doktrin Agama vs Saintis) Ilmuwan Itali besar ini mungkin
lebih bertanggung jawab terhadap perkembangan metode ilmiah dari siapa
pun juga. Galileo lahir di Pisa, tahun 1564. Selagi muda belajar di
Universitas Pisa tetapi mandek karena urusan keuangan. Meski begitu
tahun 1589 dia mampu dapat posisi pengajar di universitas itu. Beberapa
tahun kemudian dia bergabung dengan Universitas Padua dan menetap di
sana hingga tahun 1610. Dalam masa inilah dia menciptakan tumpukan
penemuan-penemuan ilmiah.
7. Richard Feynman
: (Elektrodinamika Quantum) Richard Philips Feynman, Pria berdarah
Yahudi ini dilahirkan pada 11 Mei 1918 di Far Rockaway, New York,
Amerika Serikat. Ayahnya seorang penjual pakaian seragam militer. Ia
mendidik Feynman dengan beraneka ragam ilmu pengetahuan alam. Hal ini
ternyata memancing sifat ingin tahu yang besar dari Feynman muda yang
kemudian berperan besar dalam kariernya kelak. Saat berusia 12 tahun,
Feynman muda memiliki laboratorium yang dibuatnya sendiri. Dia membuat
percobaan listrik, membuat radio sederhana, sampai menjadi teknisi
radio panggilan amatir dalam laboratoriumnya.
8. Paul Dirac (Statistik Fermi-Dirac, Relativitas khusus X Relativitas Umum) Lebih
dari seratus tahun yang lalu, tepatnya pada 8 Agustus 1902, lahirlah
seorang anak yang diberi nama Paul Andrien Maurice Dirac di Bristol
Inggris. Siapa sangka di kemudian hari anak yang bernama Paul Dirac ini
akan menjadi fisikawan besar Inggris yang namanya dapat disejajarkan
dengan Newton, Thomson, dan Maxwell. Melalui teori kuantumnya yang
menjelaskan tentang elektron, Dirac menjelma menjadi fisikawan ternama
di dunia dan namanya kemudian diabadikan bagi persamaan relativistik
yang dikembangkannya yaitu persamaan Dirac. Tulisan ini dibuat untuk
mengenang kembali perjalanan kariernya yang cemerlang dalam bidang
fisika teori.