Sabtu, 25 Juni 2011

Gurat-gurat Harap dan Pinta...Di Lembar Catatan Hati Ibunda..

Ibunda.

Selalu ada Cinta  suci dalam Rahmanmu..
Selalu ada kasih  tulus dalam Rahimmu..
Di lembar-lembar catatan hatimu.
Kutemukan harap dan pinta
Yang selalu memberikan ketentraman...
Disaat 'mengeja' huruf dan kata di setiap baitnya:..


Anakku...
Terbanglah setinggi-tingginya ..
Walaupun sayapmu kecil dan lemah
Lihatlah puncak pepohonan dari ketinggian..
Panjatlah pepohonan itu jika kau tak sanggup..
Panjatlah terus dengan kaki kecilmu
Walau kakimu sering merasa lelah..
Walau nafasmu kerap terengah

Anakku...
Jangan kau berhenti dan merenung sedih..
Jangan terlalu banyak teteskan airmata..
Jangan sesali 'kekurangan' yang diberikan Allah untukmu
Karena disitulah Allah berikan 'kelebihan' buatmu
Sabar dan bersandarlah pada Allah
Karena sabar adalah hakikat kesyukuran

Anakku..
Bersyukurlah engkau masih punya sayap ..
Sehingga kau masih bisa terbang arungi jagat raya
Bersyukurlah engkau masih punya kaki..
Sehingga masih bisa kau panjat pohon kehidupan


Anakku..
Sadarilah engkau ku lahirkan..
Bukan untuk 'menuntut' banyak
Namun..Bunda melahirkanmu..
untuk 'dituntut' banyak
Engkau ku lahirkan..
Bukan untuk 'meminta' banyak
Namun Bunda melahirkanmu..
Untuk 'memberi' banyak

Anakku..
Jangan kau putus asa..
walau maksudmu lama tercapai
Jika ada kesabaran dihatimu..
Maka jalan keluar kan terlihat jua
Tujuan itu hanya dapat kau capai dengan sabar dan kegigihan


Anakku..
Tetaplah dalam kesadaranmu..
Bahwa Allahlah tujuanmu..
Karena rindu dan keridhoanku selalu bersama-Nya
Jangan kau lelah mengetuk pintu Rahmat-Nya
Agar engkau beroleh perlindungan..
Dari ganasnya belantara kehidupan yang menyesatkan

Anakku..
Sertakan pinta ini di setiap do'a yang kau lantunkan;..

Ya ilahi.. siapa yang gigih dan tabah bertahan..
Ia akan selamat sampai tujuan
Walau terkadang kutergelincir dilicin jalan kehidupan..
Bantu aku untuk bangkit kembali melangkah kedepan

Ya kariim.. kadang kutersesat dikegelapan hati,
Ketika asaku kehilangan pelita
Hanya Engkaulah pemberi cahaya yang menyejukkan

Ya syifa.. kadang kuterluka..
Berikan kesabaran dihati ..kankutunggu ia sembuh
Dan kulangkahkan lagi kaki-kaki lemah ini

Anakku..
Walau sekali -dua engkau gagal..
jangan sekalipun berniat tanggalkan harapanmu..
Jangan hentikan kepak sayap kecilmu..
Haramkanlah putus asa dan kehilangan cahaya harapan dihatimu
Karena surga Allah itu indah wahai anakku !

Anakku..
Lambungkanlah segenap pemikiran di setiap perenunganmu..
Seakan engkau berkumpul dengan majlis para rajawali
Diatas puncak gunung yang teramat tinggi
Yang tak mungkin dicapai oleh sayap-sayap kecilmu
Berkumpullah dengan mereka dalam kesatuan pikir dan tekad..
Satukan asa, jiwa dan cinta yang penuh kesyukuran dan kesabaran

Walaupun ragamu ..
Hanyalah seekor 'Hud-Hud' kecil..ya anakku
Bunda ingin..
Engkau berjiwa rajawali
Walaupun ragamu..
Hanyalah seekor 'Hud-hud' kecil..ya anakku,
Bunda ingin ..
Jiwamu seperkasa singa..
Singa yang berhati malaikat

Anakku..tercinta,
Buah hati belahan jiwaku..
Pahamilah , bahwa :..
Sumber kekuatanmu adalah kesakitanmu,
Sumber motivasimu adalah kepayahanmu,
Sumber kesyukuranmu adalah kesabaranmu,
Sumber keteguhanmu adalah penderitaanmu,
Sumber kebijaksanaanmu adalah amarahmu yang kautahan,
Sumber kelapangan dadamu adalah rasa bosan dan jenuh...
Yang mampu kau bendung,
Sumber keberanianmu adalah ketakutan yang mampu kau kendalikan,
Sumber cahaya hatimu adalah renungan dikesendirianmu dalam munajah Ilahirobbi,
Sumber ketenanganmu adalah dalam sepimu menguntai do'a -do'a...
Diantara dzikir panjangmu
Teman kesepianmu adalah harapan mu kepada Rabbmu
Dan...
Saudara seperjuanganmu adalah alunan doaku dan doamu.. yang berpadu

Anakku..ingatlah,..
Dunia ini kerap menipu..
Maka kuingin engkau menjadi cahaya di kesesatannya..
Kuingin engkau menjadi embun yang menyejukkan,
Yang kesejukkannya merambat dan selimuti gersangnya bumi
Walaupun kadang sambutan dari 'sapaan' tulusmu..
Tiada sesuai dengan yang kau harapkan

Anakku..
Jalani hidupmu dengan ketenangan
Tak usah kau protes jalan hayatmu
Tak usah kau cemas dengan harmoni kehidupanmu
Ikuti rytme indah dalam simfoni nyanyiannya
Ihlas dan berserah dirilah atas segala keputusan-Nya
Buka mata hati dan pikiranmu selebarnya..
Hiruplah aroma rumput yang basah..
Contohlah belukar yang mengakar..
Pohon yang kokoh menjulang..
Lambaian pucuk dedaunan yang anggun..

Anakku..
Cobalah rasakan desiran angin semilir..
Lihatlah sosok pipit diantara batang padi yang menguning
Semua akan menyejukkan mata dan hatimu
Semuanya sedang bersenandung syair kehidupan
Bersenandung tentang kesederhanaan..
Bersenandung tentang indahnya keikhlasan akan Iradah-Nya
Simpullah hatimu di dalam tema-temanya
Tema yang bukan sekedar bercerita tentang kehidupan
Tapi tema yang memberikan makna pada kehidupan itu

Ingatlah wahai anakku..
Perjuangan selalu menuntut ketabahan, keuletan dan kegigihan..
Jalan perjuanganmu rantaunya jauh dan sepi
Akan membuat kakimu penat menapakinya
Perjuanganmu tidak mengenal kata henti
Karena tempat berhentinya hanyalah ....
Pemakaman yang sunyi dan sepi
Tempat kita 'tidur' sejenak untuk istirah..
Menunggu saat berhadapan dengan mahkamah Iilahi

Anakku..
Inilah untaian cinta suciku padamu
Yang bunda toreh dengan pena ketulusan..
Dilembar-lembar Catatan Hati bunda..
Satu saat bunda akan "pulang"..
Maka bunda titipkan diri piatu mu kepada-Nya

Harapan bunda hanya satu..
Disuatu saat kelak ;..
Bunda bisa melihat wajah Allah bersamamu..
Mereguk keridhaan-Nya bersamamu..
Di surga-Nya yang kekal dan abadi

Anakku..
Bunda tunggu kedatanganmu di pintu Firdaus
Selamat berjumpa di jannah-Nya anakku
Jadikanlah tetesan airmatamu..
Yang menetes saat kau antar 'kepergian'ku..
Menjadi intan bakti tulusmu pada bunda
Dan jadikanlah gurat-gurat harap dan pinta bunda ini..
Sebagai pengiring lagkahmu..
Yang mewakili keridhoan bunda ketika engkau menapaki jalan hidupmu..

Dedicated at : "Mother Day", 22 Desember 2010
Rewrited       : Blitar, Ba'da Dhuha
Ustadz Bahtiar Efendi

Tidak ada komentar: